bagi teman-teman yang ingin jadi entreupeneur pertanian budidaya jamur bisa datang ke :

asrama IPB sukasari

jalan siliwangi no 43 siliwangi bogor

bagi yang ingin pesan jamur menerima pesanan jamur tiram dalam jumlah banyak……

teman-teman IPB ayo kita aktifkan blog IPB anda..tingkatkan webomatric IPB….IPB harus dikenal di dunia nyata dan di dunia maya agar perkemabngan nya di pandang oleh dunia

ayo ….

Bagi adi-adik yang ingin les private mata pelajaran Sd,SMP,SMA segala macam pelajaran bisa datang langsung ke:

asrama IPB sukasari

jalan siliwangi no 43 siliwangi bogor

pengajar berkualitas dan bertanggung jawab

Direktorat Program Diploma | Institut Pertanian Bogor

Penyelenggaraan Program Diploma di Institut Pertanian Bogor sudah dimulai sejak tahun 1980. Pada waktu itu pengelolaannnya di bawah Fakultas Non Gelar Teknologi yang memiliki 2 Jurusan dan 6 Program Studi. Tahun 1990 penyelenggaraan Program Diploma diintegrasikan dalam pengelolaan Fakultas dan Jurusan, saat itu terdapat 34 Program Studi.

Seiring perkembangan waktu, pada tahun 2004 penyelenggaraan Program Diploma Institut Pertanian Bogor distrukturisasi menjadi 14 Program Keahlian dan pengelolaannya berada di bawah naungan Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor.

Penataan ini dimaksudkan agar pengelolaannya lebih terkonsentrasi dengan manajemen yang lebih baik dan profesional. Melalui penataan ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga ahli madya (menengah) yang memiliki keterampilan dan keahlian sesuai bidangnya, sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun tangguh dalam berwiraswasta.

Hingga tahun 2006, Institut Pertanian Bogor telah meluluskan + 15.000 mahasiswa Program Diploma yang tersebar di seluruh nusantara dan terserap di berbagai sektor dunia usaha. Saat ini sebanyak 2.500 mahasiswa sedang menempuh pendidikan di Program Diploma IPB dan tahun ini akan menerima + 1.500 mahasiswa baru, Saya yakin anda salah satunya. Oleh karena itu, kami mengundang anda mengikuti pendidikan di Program Diploma Institut Pertanian Bogor untuk membekali diri menjadi tenaga ahli madya dalam menghadapi persaingan global di masa datang dengan kompetensi diri yang tangguh, terampil, dan berkualitas.

Direktur Program Diploma IPB

Prof. Dr. Ir. M. Zairin Junior, M.Sc.

diambil dari

http://diplomaipb.net/indonesia/

Bagi rekan-rekan yang akan berbisnis jamur silahkan untuk datang ke asrama IPB sukasari.

Asrama IPB sukasari membuka kesempata untuk putera terbaik IPB untuk mendaftarkan diri di asrama ipb sukasari. Informasi  bisa di lihat di www.asramaipbsukasari.co.cc atau bisa datang langsung k:

asrama ipb sukasari

jalan siliwangi no 43 sukasari bogor

Komunikasi merupakan salah satu bagian penting dari kehidupan manusia. Dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan segala maksud dan tujuan dalam interaksi sosialnya. Komunikasi dapat berupa komunikasi lisan (tanpa media) dan komunikasi dengan media. Komunikasi lisan merupakan bentuk komunikasi langsung sedangkan komunikasi dengan perantaraan media merupakan komunikas tak langsung. Dalam prakteknya komunikasi lisan (langsung) tidak selalu dapat dilaksanakan karena adanya faktor jarak dan waktu. Untuk mengatasi masalah tersebut, komunikasi dengan media mulai dikembangkan.
Berabad-abad tahun yang lalu, untuk menyampaikan suatu maksud, pesan maupun tujuannya, bangsa-bangsa di berbagai kurun peradaban dunia telah menerapkan bentuk-bentuk komunikasi tidak langsung. Mereka menggunakan jasa kurir untuk menyampaikan pesan antar suku, desa maupun bangsa. Selain menggunakan jasa kurir manusia, bangsa Cina juga kerap menggunakan merpati pos untuk saling berkirim pesan. Sedangkan untuk menggali informasi mengenai bangsa lain atau kondisi lawan ketika akan berperang mereka mengerahkan telik sandi sebagai mata-mata/informan. Ini kita sebut sebagai cikal bakal perkembangan dunia telekomunikasi (komunikasi jarak jauh). Namun hal ini menjadi sangat tidak praktis ketika individu ingin melakukan kontak komunikasi dengan individu lainnya denga segera karena kurang esfisien, lambat dan banyak terjadi ketidakakuratan informasi.
Perkembangan berikutnya dari dunia komunikasi jarak jauh adalah berkembangnya jasa kurir (pos) dan pembicaraan jarak jauh dengan pesawat telepon semenjak ditemukannya pesawat telepon oleh Alexander Graham Bell. Pada periode ini dunia telekomunikasi lebih efisien dalam hal pembicaraan langsung jarak jauh. Akan tetapi penggalian informasi sebagai wahana pengembangan ilmu pengetahuan masih mengandalkan pada media cetak dan siaran televisi. Kendala yang dialami adalah keterbatasan informasi dan jangkauan telekomunikasi.
Di Indonesia PT Telkom telah menjadi pionir pengembangan telekomunikasi nasional, regional, dan internasional. Mengawali pembangunan telekomunikasi Indonesia, PT Telkom telah membangun jaringan komunikasi berbasis telepon di seluruh daerah di Indonesia. Tentu saja ini menjadi sebuah usaha yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Usaha ritel warung telekomunikasi pun bagaikan cendawan di musim penghujan hingga ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulai terlampaui. Pembangunan telekomunikasi indonesia juga mengangkat ekonomi masyarakat.
Kini tuntutan telekominasi telah berubah. Kebutuhan akan telekomunikasi bukan saja diperlukan di “waktu-waktu khusus” saja melainkan “setiap waktu” artinya kapan saja dan di mana saja. Inilah yang mendasari berkembangnya telekomunikasi berbasis seluler. Walaupun telepon seluler (telepon genggam, HP) telah jauh-jauh hari tercipta dan digunaka oleh negara-negara Barat tetapi PT Telkom sendiri baru mendeklarasikan diri dengan tegas untuk membentuk usaha telekomunikasi seluler pada tahun 1995. Sehingga berdirilah PT Telkomsel di Indonesia.
PT Telkomsel adalah sebuah perusahaan operator telekomunikasi seluler terkemuka di Indonesia. Telkomsel merupakan operator telekomunikasi seluler GSM kedua di Indonesia, dengan layanan paskabayarnya yang diluncurkan pada tanggal 26 Mei 1995. Waktu itu kepemilikan saham Telkomsel adalah PT Telkom (51%) dan PT Indosat (49%). Kemudian pada November 1997 Telkomsel menjadi operator seluler pertama di Asia yang menawarkan layanan prabayar GSM. Telkomsel ini mengklaim sebagai operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia, dengan 86 juta lebih pelanggan.
Telkomsel memiliki tiga produk GSM, yaitu SimPATI (prabayar), KartuAS (prabayar), serta KartuHALO (paskabayar). Saat ini saham Telkomsel dimiliki oleh TELKOM (65%) dan perusahaan telekomunikasi Singapura SingTel (35%). TELKOM merupakan BUMN Indonesia yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sedang SingTel merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Singapura. Telkomsel bekerja pada jaringan 900/1800 MHz. Di pasar internasional, jaringan Telkomsel telah mencakup 288 jaringan roaming internasional di 155 negara pada akhir tahun 2007.
Sebagai operator seluler yang terbesar di Indonesia, masyarakat kini banyak mengandalkan dan tetap setia kepada Telkomsel sebagai sarana telekomunikasi yang bisa dimanapun dan kapanpun. Meskipun banyak “tawaran gratis” dari sana sini, namun pelanggan tetap tidak berpaling dari Telkomsel bahkan makin bertambah. Hal ini tidak lepas dari keunggulan-keunggulan Telkomsel itu sendiri baik dalam hal kualitas jaringan dan pelayanan konsumen. Di sisi konsumen, Telkomsel memiliki kemudahan fitur. Selain itu, extra pendukungnya adaptif di berbagai medan. Telkomsel juga dinilai jarang mengalami gangguan dan keluhan dari pelanggan. Ketika terjadi gangguan dan muncul keluhan dari pelanggan, telkomsel langsung menanggapi keluhan melalui GraPARI (Graha Pari Sraya) dan call center 24 jam. Hal ini lebih mayakinkan pelayanan bagi konsumen dan membuktikan bahwa pelanggan masih mencintai dan tetap setia dengan produk Telkomsel.
Inovasi-inovasi Telkomsel
Telkomsel tidak pernah berhenti dari inovasi. Sebagai langkah awal dalam memulai pelayanan jaringan telekomunikasi seluler, Telkomsel telah dan sedang membangun menara-menara transmisi (BTS) yang hingga kini telah mencapai puluhan ribu jumlahnya di seluruh wilayah Indonesia hingga ke daerah yang paling pelosok dan dinilai tidak berpotensi sekalipun. Dalam hal produk inovasi, Telkomsel telah menggelar empat produk dari inovasinya berupa simPATI, kartuHALO, KartuAs, dan Telkomsel Flash. Keempat produk inovasi tersebut langsung memikat hati pelanggan di seluruh tanah air Indonesia. Selain itu inovasi teknologi yang digunakan Telkomsel meliputi GSM Dual Band (900 & 1800), GPRS, Wi Fi, EDGE, 3G (Third Generation), dan 3.5G (HSDPA), yang dengan inovasi teknologi ini pengguna seakan menjelajahi dunia tanpa batas.
Untuk pengguna fasilitas layanan akses internet nirkabel (wireless), Telkomsel telah menyediakan fasilitas pengaksesan dengan kecepatan tinggi baik melalui laptop atau PC (desktop) yaitu dengan modem datacard, ponsel ataupun router. Telkomsel menyebutnya denga inovasi Telkomsel Flash (Telkom-Flash) yang dapat dipadukan baik dengan layanan pascabayar kartuHALO atau prabayar simPATI dan Kartu As dengan tarif akses data yang murah dan berbasis waktu. Dengan fasilitas ini, Telkomsel menawarkan suatu pengalaman baru dalam melakukan koneksi jaringan internet dengan kecepatan tinggi (hingga 3,2 Mbps) dan lokasi akses yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja dalam jangkauan jaringan HSDPA/3G/EDGE/GPRS Telkomsel. Saat ini jaringan 3G Telkomsel tersedia untuk 80 kota, 3.5G di 20 kota, dan GPRS/EDGE di seluruh pelosok Indonesia.
Pada bulan September 2009 Telkomsel juga telah menambah layanan HSPA+ (High-Speed Packet Access) dengan kecepatan akses hingga 21mbps. Pengembagan inovasi Telkomsel ini direncanakan untuk digelar hingga di 24 kota di Indonesia sampai dengan akhir 2010. Dengan memanfaatkan inovasi teknologi ini menjelajah “dunia” melalui tekhnologi komunikasi akan semakin cepat.
Untuk aliansi international, Telkomsel merupakan bagian dari Bridge Mobile Alliance Operator se-Asia Pasific. Bridge Mobile Alliance adalah Join Venture antara Mobile Operator terbesar di Asia Pasifik yang anggotanya terdiri dari Mobile Operator yang terpandang di negaranya. Adanya kerjasama ini akan mempermudah pelanggan Telkomsel yang keluar negeri untuk tetap bisa menggunakan Telkomsel dimanapun dan kapanpun tanpa terkendala oleh teritorial wilayah.
Kontribusi Telkomsel Membangun Peradaban Masyarakat
Meskipun Telkomsel bergerak di bidang telekomunikasi seluler, tetapi Telkomsel juga senantiasa berusaha turut serta membangun peradaban masyarakat dengan berbagai program CSR-nya. Program-program ini meliputi program-program berbasis ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan sosial.
Mencerdaskan bangsa, merupakan suatu upaya besar bersifat jangka panjang. Melalui program Universal Service Obligation (USO), Telkomsel telah menghadirkan Desa Berdering dengan melakukan penggelaran layanan akses telekomunikasi dan informatika di daerah pedesaan, Desa Pinter (Desa Punya Internet) dan Pusyantip (Pusat Layanan Telekomunikasi dan Informasi Pedesaan) berupa Portal Lumbung Desa.
Desa Pinter mampu menghilangkan kesenjangan informasi dan pendidikan. Program ini menyediakan komputer yang dilengkapi akses internet membuat masyarakat dapat mengakses informasi apapun bagi warga pedesaan. Masyarakat cerdas pun akan terbentuk. Sedangkan Layanan Pusyantip Portal Lumbung Desabertujuan untuk memajukan perekonomian daerah. Masyarakat dapat berbagi informasi kebutuhan (pupuk, bibit, hasil panen, hasil laut, dan lain-lain) yang akan diteruskan ke Portal Lumbung Desa dan website internet, sehingga semua pihak bisa tahu kendala dan potensi suatu daerah. Dengan program ini pula diharapkan petani dan peternak pun dapat menjadi masyarakat yang cerdas.
Telkomsel sebagai perusahaan “Good Coorporate Citizenship”, juga peduli pada dunia pendidikan. Di bidang pendidikan, Telkomsel telah bekerjasama dengan DPPK (Dewan Pengembangan Program Kemitraan) Dikti, menyelenggarakan program Cooperative Academic Education Program (Co-op). Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu lulusan perguruan tinggi dan relevansi pendidikan di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha, serta menciptakan lulusan sebagai subyek penyedia lapangan kerja (kewirausahaan).
Telkomsel telah memulai program Co-op ini, dimana para mahasiswa diberi kesempatan untuk mengenal lebih jauh dunia kerja di Telkomsel dalam kegiatan-kegiatan yang hampir mirip dengan magang. Selain itu, para mahasiswa akan mendapat honor dan kewajiban layaknya karyawan. Sehingga mereka benar-benar belajar bekerja yang membekali mereka dengan berbagai kemampuan. Peserta Co-op ini juga berkewajiban untuk membuat anallisa dan laporan, yang nantinya akan dibawa ke institusi pendidikan terkait sebagai dasar penyusunan maupun pengembangan kurikulum.
Dalam kesempatan tersebut, Telkomsel juga berkomitmen mengembangkan program ini melalui kerjasama pengembangan kewirausahaan. Dalam hal ini, industri telekomunikasi sebagai salah satu industri yang berkembang sangat pesat di Indonesia. Melalui program Co-op yang mengaitkan perusahaan dan industri, diharapkan tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja di perusahaan. Tetapi juga memberikan kesempatan untuk berusaha/berwirausaha di industri telekomunikasi dari hulu sampai hilir, seperti Konten, Musik, Voucher, dan Servis Ponsel.
Selain program tersebut, Telkomsel juga tengah melakukan kegiatan sinergi pelatihan guru matematika dan penyediaan situs forum komunikasi guru, sebagai bagian dari aktivitas CSR perusahaan yang dikemas dengan nama Telkomsel Sahabat guru  dan CSR ICT Guru dan Murid. Sasaran CSR ICT Pendidikan saat ini difokuskan pada guru-guru karena sifatnya sebagai“leading role” pendidikan di masyarakat.
Program CSR ICT akan fokus pada bidang yang berkaitan dengan pendidikan, dimana telekomunikasi dan komunikasi berperan penuh sebagai perangkat pendukung diseminasi informasi ke seluruh pelosok negeri. Kebutuhan akan akses materi tambahan dirasa perlu dan mendesak menjelang Ujian Nasional dan hal ini akan berulang di tahun-tahun berikutnya. Isu kebutuhan materi pendidikan ini menjadi sasaran kerja dari aktivitas ini.
Kedua program tersebut merupakan kegiatan perpaduan antara pelatihan dan dunia TIK (ICT) dimana setelah dilakukannya pelatihan, para peserta pelatihan ini senantiasa dapat memperbaharui ilmunya dan bahkan berdialog melalui situs yang dibangun oleh Telkomsel  yaitu www.telkomseluntukguru.com dan www.haisobat.com web tersebut merupakan web apps. yang dibangun sebagai retention tools setelah dilakukannya kegiatan diatas sebelumnya dan dapat sekali diklaim sebagai kontribusi Telkomsel atas konten internet yang positif. Keberadaannya di Indonesia akan menghemat akses bandwidth internasional. Dengan adanya aplikasi ini maka diseminasi informasi pendidikan yang berupa bahan ajar, solusi dan latihan soal maupun jurnal lainnya dapat diakses oleh seluruh guru dan siswa secara nasional sambil berinteraksi didalamnya. Tidak semata materi pelajaran, namun web ini juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menghibur bagi pelanggan Telkomsel.
Aplikasi ini bekerja sebagai “Data Bank” bagi kegiatan ICT Pendidikan dengan fitur antara lain (1) Video stream yang bisa merepresentasikan kehadiran di kelas secara online yang berisi content-content pengajaran kelas maupun content-content animasi pelajaran yang dapat saja disediakan oleh pihak ketiga, (2) E-book library, yaitu pustaka artikel bahan ajar, buku elektronik, latihan soal dan lain sebagainya yang bisa diunduh secara gratis oleh pengakses, (3) Forum guru, merupakan massage board untuk guru-guru dapat melakukan komunikasi intensif sesamanya, berupa tukar menukar latihan soal, penyelesaian soal maupun hal lain yang menunjang komunikasi di dalam MGMP tersebut, dan (4) Simulasi soal, fitur unik ini memungkinkan pengakses melakukan simulasi (try out) soal-soal yang tersedia didalamnya dan langsung mendapatkan hasil tes tersebut, serta dilengkapi dengan metode penyelesaian soalnya, sehingga siswa dapat berlatih dan mempelajari jalan penyelesaian soal secara online tanpa terbatas ruang dan waktu.
Demikianlah, sekelumit dari totalitas kiprah Telkomsel dalam membangun negeri ini selama 15 tahun lamanya. Tentu saja inovasi harus terus dikembangkan dan pelayanan harus terus ditingkatkan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini. Sebab, diakui atau tidak, persaingan dengan operator-operator seluler lain tetap akan ada. Kiprah harus selalu diwujudkan, apapun bentuknya. Banyak yang belum diketahui oleh masyarakat kebanyakan, bukan berarti tidak ada melainkan karena kecepatan kiprah dari Telkomsel secepat daya jelajah dari layanan produk-produknya. Telkomsel yang telah “begitu dekat dan begitu nyata” di hati masyarakat Indonesia benar-benar telah menjadi anak bagsa yang berkarya untuk pembangunan bangsanya dengan menjadi “penyambung lidah dan jendela cakrawala dunia” bagi masyarakat Indonesia.  Dirgahayu Telkomsel Indonesia yang ke-15, “begitu dekat dan begitu nyata”.
********
Oleh : Ahmad latip (Mahasiswa Program Diploma IPB, PK: Teknik Komputer)

Asrama IPB sukasari membuka kesempata untuk putera terbaik IPB untuk mendaftarkan diri di asrama ipb sukasari. Informasi  bisa di lihat di www.asramaipbsukasari.co.cc atau bisa datang langsung k:

asrama ipb sukasari

jalan siliwangi no 43 sukasari bogor

Kegiatan Duta lingkungan  IPB diadakan pada tanggal 20 juni 2010 bertempat di kampus Diploma IPB. Kegiatan ini memberikan semangat mahasiswa untuk mencintai lingkungan nya sendiri..kegiatan ini di hadiri oleh presiden mahasiwa IPB.

Search
Archives